Jadi kaya atau miskin adalah pilihan hidup, bukan nasib

4
1598

Kita akan belajar pengalaman hidup dari seseorang yang bernama Jack Ma. Siapakah dia ? Jack Ma adalah pendiri E-commerce raksasa Alibaba dan memiliki 50% saham di Alipay yang merupakan portal e-payment. Saat artikel ini di tulis, Dia resmi menjadi orang terkaya di Cina dengan perkiraan kekayaan bersih sebesar $ 25 Miliar (untuk memudahkan perhitungan, jika dengan kurs Rp. 10.000 per USD maka nilainya adalah Rp. 250 Triliun !). Sebagai informasi Alibaba bernilai lebih dari Facebook, dan proses pengadaan barang melebihi dari eBay, Amazon, dan bahkan masih lebih besar sekalipun eBay dan Amazon digabungkan !

Mungkin ada yang berpikir, Jack Ma saat “Oek” (maksudnya saat dilahirkan gitu lho) sudah ada berlian di tangan. Yuk, kita lihat daftar alasan yang sebenarnya bisa saja dia gunakan sebagai alasan tidak sukses, tapi justru sebaliknya, berbagai keterbatasan dan “kegagalan” dia jadikan alasan bahwa hal itulah yang menjadikan dia sukses. Berikut ini adalah daftar alasan yang seharusnya bisa dipakainya sebagai alasan untuk menyerah atau melepaskan impiannya menjadi orang sukses :

    1. Lahir dari keluarga dengan penghasilan yang tergolong masyarakat kecil
    2. Dua kali gagal dalam ujian kenaikan kelas SD
    3. Tiga kali gagal dalam ujian kenaikan kelas SMP
    4. Tiga kali gagal ujian masuk Perguruan Tinggi
    5. Selama kuliah dan selesai, tidak kurang dari 30 kali gagal dalam melamar pekerjaan
    6. Pekerjaan awal adalah guru Bahasa Inggris dengan penghasilan hanya $12 per bulan di tahun 1988
    7. Melamar kerja di KFC dari 24 pelamar, 23 orang diterima, dan hanya 1 orang ditolak yaitu dirinya
    8. Melamar di kantor polisi dari 5 pelamar, hanya 1 yang ditolak, yaitu dirinya
    9. Mencoba mendaftar kuliah 10 kali ke Universitas Harvard, namun semuanya gagal. (Responnya saat itu,”suatu hari mungkin saya harus ke Harvard untuk mengajar.” dan saat ini semua jadi kenyataan, yaitu sering diundang sebagai dosen tamu mengajar di banyak universitas terkenal seperti Peking University, Wharton, MIT, termasuk Harvard !)
    10. Dua kali bangkrut dalam berbisnis

Dalam salah satu wawancara, ketika ditanya oleh wartawan tentang penolakan2 yang dialaminya, ini yang dia katakan, “Yah, saya pikir kita harus terbiasa dengan kejadian seperti itu, dan bukankah kita adalah manusia yang tidak serba tahu.” Dari pada menganggap penolakan sebagai rasa sakit, Jack Ma MEMILIH memperlakukan penolakan sebagai kesempatan untuk terus belajar dan bertumbuh. Jack Ma adalah salah satu contoh orang sukses yang mengambil keputusan MEMILIH mengubah “penolakan” menjadi cerita sukses.

Setidaknya ada 5 hal penting yang dapat kita pelajari dari Jack Ma :

    1. Harus punya impian benaran (bukan abal-abal) dan mampu memunculkan di otak kita masing-masing gambaran kehidupan yang diinginkan pada masa depan. “Manusia tidak pernah lemah atau kekurangan jumlah orang yang ingin punya banyak uang. Manusia lemah atau kekurangan dalam jumlah orang yang punya impian dan bahkan rela mati untuk meraih impiannya !“, demikian yang pernah dikatakan Jack Ma.
    2. Uang yang kita miliki bukan sumber kebahagiaan. Uang adalah sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan. Semakin banyak uang yang kita miliki, berarti semakin banyak orang menaruh kepercayaan pada kita, yaitu dari orang mau menerima kita bekerja, mau berbisnis dengan kita, dll). Adalah tanggungjawab kita untuk memelihara kepercayaan yang telah diberikan, karena jika uang kecil saja kita tidak bisa diberi kepercayaan untuk menggunakan dengan bijak, siapa yang akan berani memberikan uang besar kepada kita ???
    3. Selalu siaga, karena dunia ini selalu berubah dan bergerak. Meski kita sudah berada pada jalur yang tepat, tapi kalau tidak siaga dan diam saja maka akan tetap terlindas. Jangan berharap tidak punya masalah, tapi berharaplah diri Anda menjadi lebih baik dari diri Anda sendiri yang kemarin dengan melakukan sesuatu untuk meningkatkan kualitas diri.
    4. Sukses kita tidak tergantung pada orang lain. Kami tidak punya ayah kaya atau paman yang punya kekuasaan,” kata Ma, yang memulai Alibaba dari apartemennya di Hangzhou, Cina. Kami hanya memiliki pelanggan yang mendukung kami.
    5. Untuk mengubah dunia, ubah terlebih dahulu diri kita sedini mungkin. Semakin cepat kita menyadari hal ini dan bertindak, akan semakin baik. Lalu bantu anak-anak muda, bantu orang-orang kecil, karena orang-orang kecil suatu saat akan jadi orang besar, dan anak-anak muda adalah benih/bibit yang siap tumbuh menjadi dewasa, dan mereka semua pasti akan mampu mengubah dunia.

Jack Ma, menemukan banyak alasan mengapa dia harus dan bisa berhasil. Bagaimana dengan Anda ? Mencari alasan untuk dukungan mengapa tidak bisa sehingga jadi gagal, atau mencari alasan mengapa pasti bisa sukses ? Itu adalah pilihan hidup !

4 COMMENTS

    • Silahkan kunjungi karirplus.com pada setiap hari kerja Senin sd Jumat Pk 08.00 sd 20.00 dan jika sedang online, tim kami akan menyapa Anda melalui kotak chat yang terletak disebelah kanan bawah layar komputer, namun demikian ada kalanya di waktu tertentu sedang offline, mohon maklum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here