Anda menabung buat siapa ? Jangan2 buat orang lain !

0
1194
Pastikan uang dan harta lainnya tetap milik Anda & keluarga

Sudah berapa Anda menabung ? Jumlah saldo ditabungan semakin bertambah atau berkurang ? Jika semakin bertambah, saya ucapkan selamat, tapi jika yang terjadi sebaliknya, maka lakukan sesuatu hari ini juga.

Jika tabungan Anda pertumbuhannya tidak sesuai dengan hukum alam (yaitu seharusnya saldonya terus bertumbuh dan bertambah banyak), jangan-jangan Anda belum punya alasan yang jelas dan tepat mengapa harus menabung. Yuk coba kita cek dulu apa alasan Anda menabung, yaitu untuk :

  • dana saat masa tua ?
  • beli kebutuhan kerja seperti komputer dan HP ?
  • beli TV, kulkas, mesin cuci ?
  • beli motor ?
  • biaya nikah ?
  • biaya sekolahkan anak ?
  • kebutuhan wisata ?
  • dana darurat / jaga-jaga ?
  • dll ?

Daftar di atas masih bisa diperpanjang terus. Apakah ada yang salah dengan tujuan menabung seperti di atas ? Tidak ada yang salah, namun yang harus Anda sadari adalah semua tujuan menabung di atas bisa digabung menjadi satu alasan dan satu kata mengapa Anda menabung, yaitu : MEMBELANJAKANNYA ! Jadi tidak heran jika saldo tabungan tidak bertambah kan ?

Yang lebih gawat adalah tanpa disadari Anda memilih untuk menanggung semua kebutuhan itu seorang diri atau bersama pasangan (jika sudah nikah).

Jadi tentang menabung buat siapa ? bagi yang sudah paham cerita di atas pasti langsung mengambil langkah pertobatan. Agar tabungan bertambah dan harta aman tetap menjadi milik selamanya,  maka setidaknya ada 2 hal utama berikut yang dilakukan :

    1. Setelah dana di rekening bank selalu tersedia setidaknya 6 kali biaya hidup sehari-hari saat ini, maka dana selebihnya masuk ke pos investasi. Jika mengalami kesulitan di point ini karena penghasilan hanya cukup untuk kebutuhan pokok, baca artikel di kelompok SUMBER UANG
    2. Selalu pakai asuransi untuk melindungi harta dan menanggung biaya hidup atas terjadi resiko (setidaknya PASTI TERJADI 1 kali) dalam hidup setiap orang. Orang kaya ikut asuransi bukan karena mereka punya uang dan bukan karena mereka tidak mampu bayar jika terjadi resiko, tapi karena mereka ingin agar pasangan hidup dan anak-anaknya tetap menjadi orang yang berhak atas hartanya, bukan orang lain. Kalau ada pihak yang mau tanggung resiko dengan biaya murah mengapa harus tanggung sendiri dengan biaya mahal ? Gambarannya seperti ini : melindungi sebuah rumah beserta isinya (senilai ratusan juta atau bahkan milyaran rupiah) dari resiko kecurian, cukup beli gembok yang harganya cuma beberapa puluh/ratus ribu rupiah. Itu tindakan orang bijak dan cerdas, keluar uang kecil untuk melindungi dan mendapatkan uang besar, bahkan kalau tahu caranya tidak perlu bayar biaya asuransi dengan menggunakan penghasilan dari bekerja.

Jadi pastikan uang yang dikumpulkan dari hasil Anda bekerja terus bertambah, terus menjadi milik Anda, dan tujuan Anda menabung adalah buat diri sendiri dan keluarga, bukan buat bayar orang lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here